Mengenal HIMABES UGM

Pada tahun 2005 tepatnya himabes didirikan pada hari Sabtu tanggal 19 Februari oleh AN. Hidayatullah Mahasiswa jurusan Ilmu Sosiatri FISIPOL angkatan 2004 Universitas Gadjah Mada.

Dolan ke Pantai Pok Tunggal Gunung Kidul

Pada 17 Juli 2016, HIMABES UGM mengadakan kegiatan refreshing ke Pantai Pok Tunggal. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus, anggota, serta alumni HIMABES UGM.

Sosialisasi di MA Alhikmah 2 Benda Sirampog

Acara sosialisasi di MA Alhikmah 2 Benda Sirampog yang berjalan sangat meriah dengan antusiasme anak kelas 12 yang tinggi. Acara ini dilaksanakan di GOR Alhikmah 2 Benda yang sangat besar.

Program Studi di UGM beserta Prospeknya

Sebenarnya prospek kerja itu sangat luas cakupannya. Berikut beberapa contoh prospek kerja untuk setiap program studi yang ada di UGM.

Jumat, 17 November 2017

Menghadiri MAKRAB KOMBES Yogyakarta

11-12 November 2017
[HADIR DI MAKRAB KOMBES YOGYAKARTA]

Sesama organisasi daerah Brebes di Yogyakarta yaitu Komunitas Pelajar Mahasiswa Brebes Selatan (KOMBES) Yogyakarta mengundang Himabes UGM untuk turut serta dalam beberapa rangkain kegiatan Malam Keakraban yang penuh keceriaan dan keakraban. .


Terimakasih atas undangannya @kombes_brebesselatan (ig) semoga silaturahim ini tetap terjaga diantara kita. .

Meet-up anggota HIMABES dengan Bapak Atmo Tan Sidik (Kepala Badan Narkotika Kabupaten Brebes)

BERSAMA Kepala BNK Brebes

4 November 2017
Balairung Gedung Pusat UGM

Meet up anggota himabes secara kebetulan bersamaan dengan Bapak Atmo Tan Sidik (Kepala Badan Narkotika Kabupaten Brebes) yang sedang berlibur ke yogyakarta. .

Singkat padat berisi penyampain beliau tentang motivasi kehidupan khususnya dalam dunia kampus dan mengajak untuk selalu berbuat baik serta bermanfaat bagi orang lain. Jangan melihat sedikit atau banyaknya anggota namun manfaat masing-masing anggota kepada sesama. .

Salam penutup yang tidak pernah ketinggal dengan gerakan mendorong telapak tangan kedepan. Katakan, "TOLAK NARKOBA".

Menghadiri Acara MILAD Ke-5 KOMABES UMY


17 Oktober 2017.
Happy MILAD ke-5 KOMABES UMY (Komisariat Mahasiswa Brebes Universitas Muhamadiyah Yogyakarta)
.
Semoga tetap solid, guyub, dan jayaa!!!

MAKRAB HIMABES 2017



16-17 September 2017Komplek Rumah Dinas Kemensos RI, Kasihan, Bantul, Yogyakrta


Mengenal dalam keheningan, mengingat dalam keceriaan

Tetap akrab dalam satu atap wadah curhat, diskusi, dan senang-senang bersama HIMABES UGM.
.
See you next event
. -----------------------------------------------------------------------------
DEPARTEMEN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
HIMPUNAN MAHASISWA BREBES KABINET SAHABAT PEDULI MENGINSPIRASI 2017-2018

Sosialisasi #1 MAN 2 Brebes - SMA BU NU Bumiayu - SMAN 1 Bantarkawung - SMAN 3 Brebes - SMKN 1 Tonjong

·       18 - 22 Juli 2017
MAN 2 Brebes - SMA BU NU Bumiayu - SMAN 1 Bantarkawung - SMAN 3 Brebes - SMKN 1 Tonjong
.
We Motivated that next studied is important for their future and many way for got studied after senior school easly. Than shared all about campus life and UGM. .

The point we happy and enjoy for do it, than they spirit for reach it. .

See you next time ya. .
----------------------------------------------------------------
SOSIALISASI DUNIA KAMPUS DAN UGM
 #1
Departemen Edukasi dan Pengabdian Masyarakat
 
Himpunan Mahasiswa Brebes UGM 2017-2018 Kabinet Sahabat Peduli Menginspirasi

Database Mahasiswa dan Alumni

Database HIMABES UGM meliputi mahasiswa aktif serta alumni sejak angkatan 2004. Demi keamanan dan privasi anggota maka data tidak kami tampilkan di laman ini. Apabila anda membutuhkan database tersebut  silahkan hubungi kami melalui email dengan menunjukkan surat resmi dan/atau pernyataan mengenai keperluan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Rabu, 08 November 2017

SK Pengurus 2017-2018

RAPAT KERJA PENGURUS HIMABES UGM PERIODE 2017 – 2018

Tempat:
Gedung Sinar Mas
Fakultas Biologi UGM

Waktu:
Sabtu, 21 Mei 2017
16.00 – Selesai

Pemimpin Rapat:
Ketua Himabes UGM Periode 2017 – 2018

Acara Rapat
-          Pembukaan
-          Perkenalan Pengurus Baru (Kepala Departemen / Biro dan Anggotanya)
-          Overview / Penjelasan tentang Departemen / Biro
-          Evaluasi program kerja / kegiatan tahun lalu dan menyusun program kerja tahun ini
-          Simpulan
-          Penutup
Peserta Rapat:
Dewan Pertimbangan Anggota: 2 Orang
Kepala Departemen dan Biro : 3
Pengurus lainnya: 8

Agenda Rapat
Pembukaan
Rapat dibuka oleh pimpinan rapat pada 16.20 WIB
Perkenalan Pengurus Baru
Kepala Biro Kesekretariatan                         :           Naurah Zahrin Nazifah
Wakil                                                    :           Gemilang Sekar H.

Kepala Biro Keuangan                      :           Amalia Putri*
dan Kewirausahaan             
Wakil I                                                  :           Yonilala Kusumarani*
Wakil II                                                 :           M. Fauzan Al-Farizi*

Kepala Departemen Pengembangan:          Andri Imanudin
Sumber Daya Manusia                       
Anggota                                               :  1.      Alya K. Desalviana.
                                                               2.      Faeruza Rainaldi F.
                                                               3.      Nilla Permatasari
                                                               4.      Qurotul Aeni*

Kepala Departemen Edukasi                        :           Muhammad Aziz Rohman
Dan Pengabdian Masyarakat                         
Anggota                                               :  1.      Anisa Isnaeni Rizki
                                                               2.      Arlina Rosyada*
                                                               3.      Arin Zatiky*
                                                               4.      Dodi Fitriadi*
                                                               5.      Nur Fakhri Solahudin*
                                                               6.      Yauma Nida’ul Izma*
                                                               7.      Yumna Amrina R.*

Kepala Departemen Komunikasi      :           Muhammad Agung Prasetyo*
dan Informasi      
Anggota                                               :  1.      Arina Maulinda
                                                               2.      Ulya Nur Rozanah*
                                                               3.      Wardah Iliyyin*

*berhalangan hadir

Overview / Penjelasan Departemen / Biro
Biro Kesekretariatan
Biro Keuangan dan Kewirausahaan
Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia
Departemen Edukasi dan Pengabdian Masyarakat
Departemen Komunikasi dan Informasi

Evaluasi program kerja tahun lalu dan penyusuan program kerja tahun ini
Sekip.

Penutup

First Gathering GAMADA HIMABES 2017

Senin, 14 Agustus 2017 bertempat di Balairung (Gedung Pusat Rektorat UGM) HIMABES UGM telah mempertemukan mahasiswa baru UGM dari Brebes dengan teman-teman dan beberapa kakak tingkatnya. Dihadiri  7 mahasiswa baru dan 15 anggota HIMABES UGM semuanya berkenalan secara detail dari mulai nama, jurusan, fakultas, asal sekolah, alamat rumah, alamat kos, dst. alhasil tidak disangka ternyata ada yang satu desa tetapi baru mengetahui kemarin. Ada juga yang bercerita tentang gimana sih enaknya ikut organisasi kampus dan gimana sih enaknya ikut kejuaraan, dll.
Memang tujuan dari acara ini adalah memberikan wawasan yang mencerdaskan bagi mahasiswa baru tentang dunia barunya dikampus. Walaupun sebelumnya mereka telah melalui rangkaian kegiatan ospek (PPSMB PALAPA), tetapi barangkali obrolan dan sharing dengan teman/kakak tingkat satu daerah, satu bahasa, satu budaya lebih ngena dan bisa difahami. Selain itu, melalui acara ini harapannya mereka mahasiswa baru bisa mencari dan mengajak mahasiswa baru lainnya yang belum bergabung di HIMABES UGM dan di acara itu juga mereka di infokan terkait agenda terdekat HIMABES UGM yang bisa mereka ikuti yaitu MAKRAB Lintas Angkatan.

Reported by
Ketua Pelaksana First Gathering GAMADA 2017


Nilla Permatasari

BUKA BERSAMA HIMABES UGM 1438 H

Rabu, 7 Juni 2017 bertempat di Warung Lesehan Rajab Pogung Rejo RT 13 RW 51 (utara Fakultas Teknik UGM) Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) mengawali program kerjanya dengan mengadakan acara Buka Bersama bareng keluarga besar (anggota, pengurus, dan alumni) HIMABES UGM. Acara ini dihadir oleh 16 orang, 1 diantaranya merupakan alumni HIMABES UGM Mas Heri Muji Fakultas Peternakan UGM angkatan 2012. Selain dalam rangka mengakrabkan dan saling curhat satu sama lain, acara ini diisi dengan pembahasan persiapan sosialisasi dunia kampus dan UGM ke SMA/SMK/MA/ se-Kabupaten Brebes yang rencana akan dilaksanakan pada tanggal 18 – 30 Juli 2017.

Reported by
Ketua Pelaksana Buka Bersama HIMABES UGM 1438 H


Qurotul Aini

Jumat, 29 September 2017

Apresiasi Wisuda #1


Selasa – Rabu, 22 – 23 Agustus 2017 anggota HIMABES UGM telah memberikan apresiasi kepada senior-senior HIMABES UGM yang telah menyelesaikan studinya di UGM. Mereka adalah:
  •      Lintang Astyka (Psikologi)
  •      Amila Arbia (Metrologi dan Instrumentasi)
  •      Geisa Ayuyana Anuza (Kearsipan)
  •      Yolanda Khoirunnafisa (Perikanan)
  •      Ade Shati (MIPA)

Kegiatan ini dikordinir oleh Departemen Komunikasi dan Informasi dengan mengarahkan anggota HIMABES UGM untuk menunggu datangnya senior-senior yang telah diwisuda di depan perpustakaan pusat UGM. Kegiatan ini secara hikmat melalui penyerahan kenang-kenangan dari HIMABES UGM berupa bingkai dan foto bersama HIMABES UGM serta take a photo bersama-sama yang hadir.
Sayangya ada senior yang belum bisa bertemu dengan penyambut dari HIMABES UGM dan belum mendapat kenang-kenangan. Namun do’a kami semua seluruh elemen HIMABES UGM, semoga semau kakak HIMABES UGM yang telah diwisuda senantiasa diberikan kemudahan dalam mencari pekerjaan, bermanfaat ilmunya, dan sukses dalam kehidupan.
  


Reported by:
Ketua Pelaksana Apresiasi Wisuda #1

Wardah Iliyyin

Galeri

*Klik gambar untuk membuka galeri


[MUSYAWARAH BESAR 2017]
Sabtu, 13 Mei 2017



[MENYAMBUT MABA]
Selasa, 16 Mei 2017


[MALAM KEAKRABAN]
Sabtu-Minggu, 16-17 September 2017

Minggu, 24 September 2017

Sekelumit Kisah Menuju Kampus Kerakyatan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo pejuang! Bagaimana persiapannya untuk menyambut kesuksesan di tahun depan? Semoga bisa berjalan dengan lancar, ya. Perkenalkan, namaku Nabila Arifani Arizka, jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan UGM angkatan 2017. Nah, lewat tulisan ini, aku mau menceritakan bagaimana prosesku bisa menjadi salah satu bagian dari Gamada 2017.
Seseorang di SMA pernah mendoktrin “Kelas 10 itu nakal dulu ngga papa, biar gampang naikin nilainya di kelas 11 dan 12.” Kurang lebih begitu bunyinya. Jika ada kesalahan, setidaknya begitulah intinya. Entah siapa yang memulainya, teman-temanku pun banyak yang percaya akan hal itu. Tapi tidak denganku. Beberapa waktu sebelum masuk SMA, kakakku yang juga mahasiswa UGM mengajarkanku untuk menjadi anak rajin di awal waktu. Sehingga jika suatu saat ada masalah mendadak, aku tidak terlalu kaget dan keteteran untuk membagi waktu. Ia pun mengajarkanku agar suka duduk di depan, rajin membaca dan membandingkan isi buku, tidak malu bertanya pada guru, serta fokus pada pelajaran. Tanpa sadar, aku mengikuti itu. Hingga waktu kelas 10, aku menjadi seseorang yang perfeksionis.
Waktu itu, aku punya banyak impian. Salah satunya adalah diterima di Universitas Gadjah Mada. Entah mengapa aku menginginkan universitas nasional pertama di Indonesia itu. Mungkin karena aku punya kakak yang berkuliah di sana. Aku banyak mendengar cerita tentang serunya kuliah di sana dan asyiknya jadi mahasiswa. Ayahku bahkan berkata bahwa beliau lebih senang kalau anaknya kuliah di UGM dibanding diberi hadiah berupa mobil.
Singkat cerita, di kelas 10 dan kelas 11, aku memaksimalkan kemampuanku untuk membuktikan pada diriku sendiri, keluarga, dan sekolahku bahwa aku adalah orang yang pantas untuk diterima di UGM. Berusaha mengikuti pelajaran dengan serius di saat yang lain terkena virus mudah mengantuk, mengikuti beberapa lomba yang bisa meningkatkan kapasitasku, dan menjadi peringkat atas di kelas. Kalau hanya melihat ringkasannya, mungkin kau akan berpikir kalau jalan yang kulalui bisa dibilang sangat mulus. Namun tidak seperti itu. Aku mengalami masalah dengan kepribadianku sendiri. Aku tidak tahu bagaimana sikapku seharusnya jika berada di ruang guru, aku membenci diriku sendiri ketika tidak bisa melakukan sesuatu, belum lagi keharusan untuk menyeimbangkan kehidupan akademik dengan ekstrakurikuler. Namun, semuanya kulakukan karena aku menginginkan UGM lewat jalur undangan. Aku pun mencoba untuk mengatasinya dengan caraku sendiri. Kebetulan, orang tuaku selalu mengingatkan untuk berzikir. Kakakku juga mengingatkan untuk berdoa. Pokoknya, kehidupan kelas 10 dan 11 penuh dengan memori.
Lalu, aku naik ke kelas 12 alias tingkat akhir di SMA. Usiaku 17 tahun. Aku masih ingat, dulu guru BK pernah mengingatkan bahwa pada umur 17, seseorang bisa jadi memasuki fase kenakalan seperti saat umur 13 (kelas 8 SMP). Benar saja, aku memasuki fase kenakalan itu. Ambisius tetapi malas. Suka menunda-nunda. Rasanya banyak ajaran hidup di kelas 10 dan 11 yang sudah tidak berlaku lagi. Rasanya aku harus mulai dari nol kembali. Tetapi, aku merasa bahwa perjuanganku di kelas  10 dan 11 akan mengcover semua kekuranganku di kelas 12. Sayangnya, itu hanyalah ekspektasi belaka. Di kelas 12, teman-temanku menjadi lebih rajin berkali-kali lipat. Mereka mempersiapkan SBMPTN dengan mendaftar pada bimbingan belajar dan mengisi soal-soal di buku latihan setiap ada waktu luang. Aku mengalami degradasi kualitas diri di kelas 12. Angan-anganku membesar tetapi usaha yang kulakukan mengecil. Mungkin, aku sudah hampir kehabisan nafas dalam persaingan di kelas 12. Biasanya, aku masuk peringkat 1 atau 2 di kelas. Tapi di kelas 12, peringkatku turun menjadi 5. Bagiku, itu sangat drastis.
Lalu, di awal tahun 2017, banyak tersedia tryout-tryout SBMPTN yang diadakan oleh paguyuban mahasiswa PTN. Meskipun awalnya ogah-ogahan, aku mendaftarkan diriku dalam beberapa tryout. Saat tryout, aku sempat merasa kesulitan dalam mengerjakan soal-soalnya. Lalu, saat tryout selesai, teman-temanku pun saling mencocokkan jawabannya, karena kebetulan kami diperbolehkan membawa pulang soal try out. Tapi tidak denganku. Aku menerapkan prinsip untuk menjaga lembar soal supaya tetap bersih. Karena kata seorang guru, kalau menjawab di naskah soal, kemudian menemukan soal yang mirip, kita menjadi tidak berpikir sehingga menyebabkan seseorang menjadi malas berpikir. Entah benar atau tidak, aku menerapkan prinsip itu sepanjang kelas 12. Kemudian, di tengah-tengah banyaknya try out, para mahasiswa PTN juga datang ke sekolah untuk sosialisasi pentingnya kuliah dan tips mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi. Waktu itu, ada salah satu yang ‘menamparku’. Bahwa seharusnya aku tidak boleh sombong, menginginkan sesuatu yang besar tetapi usaha yang selama ini dilakukan masih kecil. Aku harus berhati-hati bahwa di SBMPTN, yang menjadi sainganku bukan hanya sesama angkatan 2017, tetapi juga orang-orang angkatan sebelumnya yang sudah mengkhatamkan buku-buku latihan soal SBMPTN. Sungguh, aku merinding waktu itu. Tapi, hatiku masih keras. Hanya mendengarkan, tidak menyicil belajar. Hanya membuka soal, kunci jawaban, lalu selesai. Aku sangat berharap banyak pada jalur SNMPTN waktu itu.
Satu bulan kemudian, tibalah waktu SNMPTN. Kuota pendaftar dari sekolahku adalah 50%. Lalu, aku masuk dalam salah satunya. Akan tetapi, di ajang itu, aku menyombongkan diri. Aku hanya memilih UGM di SNMPTN. Padahal, tidak ada seorangpun alumni dari sekolahku di jurusan itu. Kemudian, aku pun mengandalkan spiritualitasku yang sesungguhnya amat pas-pasan. Kau tahu, jalur itu merupakan ajang pertarungan nilai, ego, doa, dan takdir. Lalu singkat cerita, pada tanggal 26 April 2017, aku menjadi salah satu tim merah dalam SNMPTN.
Sewaktu melihat hasil pengumumannya, aku tidak menangis. Hanya badmood. Kemudian, aku pun segera mendaftar SBMPTN. Kemudian, aku pun pergi ke Yogyakarta untuk menjauhkan diri dari pengaruh negatif yang mungkin muncul dalam diriku. Di kota asal, aku yang sensitif merasa mendapat bully-an ketika ada yang bertanya “Mba, udah dapat tempat kuliah?”. Rasanya aku ingin lenyap dari tempat itu, melenyapkan pertanyaan itu dari muka bumi, serta melenyapkan orang yang menanyakan itu padaku. Serius, aku bingung harus berbuat apa. Akhirnya, aku pergi ke Yogyakarta untuk menyembuhkan itu semua.
Hari pertama, aku langsung mendaftar di salah satu bimbingan belajar. Sudah terlambat, memang. Namun, kakakku selalu menyemangati bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Ya, kota baru, harapan baru. Aku ingin memperbaiki diriku. Selamat tinggal, masa lalu. Tidak mengapa jika saling melupakan. Lagipula, beberapa kenangan masih ada yang membekas dalam ingatan.
Hal yang kurasakan dari bimbingan belajar yang ada di Yogyakarta adalah suasana yang amat kondusif untuk belajar. Bertemu dengan orang-orang dari penjuru Indonesia yang memiliki semangat belajar lebih, suasana yang sejuk, orang-orang yang ramah, dan pemandangan yang tidak kalah indah dengan kota-kota wisata lain di dunia. Merantau itu bagaikan memiliki jiwa kedua.
Aku pun berusaha untuk mengajak diriku agar bersemangat dalam SBMPTN. Di SBMPTN, aku tidak terlalu banyak berharap, karena aku mengatakan pada diriku sendiri bahwa banyak jalan terbentang. Aku juga sering menonton live instagram dari salah satu akun yang berisi informasi dan motiavsi seputar dunia perkuliahan. Dari situ, aku mengenal banyak orang dari beragam perguruan tinggi negeri dan luar negeri. Jujur saja, dibandingkan bimbingan belajar, akun instagram itu lebih banyak berjasa dalam memotivasiku untuk mempersiapkan SBMPTN. Karena waktu SMA, aku tidak pernah mengikuti bimbingan belajar. Aku takut tergoda dengan contekan, bocoran, dan kunci jawaban ulangan.
Lalu, hawa SBMPTN menyelimuti Indonesia. Banyak yang memberikan support dan semangat untuk para pejuang SBMPTN 2017. Di SBMPTN, kita masuk sebagai anak SMA, keluar sebagai mahasiswa. Itu salah satu yang kuingat. Lalu, tepat di malam sebelum SBMPTN tiba, seorang kakak kelas yang saat ini kuliah di UGM pun mengatakan lewat direct message, “I know you’ll make it”. Percayalah, itu membuatku senang dan tidak sabar menanti hari itu tiba. Tidak sabar ingin lolos SBMPTN dan lulus dari UGM.
Hari-H SBMPTN tiba. Kota Yogyakarta dibanjiri oleh peserta SBMPTN. Pertarungan mimpi yang telah lama dinanti akhirnya datang. Sempat khawatir, namun aku obati dengan mengaji sebelum memasuki ruang tes. Kualihkan kegugupanku dengan bacaan Al Quran dalam otak. Aku yakin bahwa aku mampu menghadapi semua ini. Aku ingin membuktikan bahwa aku juga pantas untuk merasakan kebahagiaan.
Saat memasuki ruang tes, aku langsung menempati tempat duduk sesuai nomor tes. Aku sudah terbiasa untuk tenang dalam ujian. Fokus pada sasaran. Berikan senyuman kepada seseorang yang berada di depan. Jika mengalami kebuntuan atau kesulitan, selalu berikan senyuman, kemudian kerjakan apa yang seharusnya dilakukan. Memang sempat mengalami keraguan, muncul rasa ingin menjawab asal-asalan, tetapi kemudian motivasi kuat melawan. Alhamdulillah, ujian tulis sudah selesai. Tinggal berpasrah. Gugur satu tumbuh seribu.
Kemudian, tanggal 13 Juni 2017, aku dikabari oleh seorang teman seperjuangan bahwa aku lolos SBMPTN prodi Ilmu Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan/Sosiatri Universitas Gadjah Mada. Aku pun menelepon ibuku, memberi kabar pada keluarga dan kakak kelasku bahwa aku mendapat kabar baik. Alhamdulillah. Euforianya masih terasa hingga tulisan ini dibuat.
Pejuang, dari ceritaku itu, ada beberapa hal yang ingin kutekankan. Pertama, ada baiknya jika kita berjuang dari awal. Kenali siapa diri kita dan lakukan hal-hal yang dapat menunjang diri kita agar menjadi seseorang yang kita harapkan. Karena belajar itu dilakukan seumur hidup, maka seumur hidup kita harus serius menyimak pelajaran kehidupan. Kedua, temukan motivasi mengapa harus kamu yang menjadi seseorang yang kamu harapkan. Jaga terus motivasi itu. Di saat kamu merasakan degradasi, masih ada motivasi yang menemanimu untuk mewujudkan mimpi. Ketiga, jangan berharap pada siapapun selain diri sendiri dan Tuhan. Sebagaimana ucapan Ali bin Abi Thalib, yang paling menyakitkan adalah berharap pada manusia. Sistem yang canggih itu dibuat oleh manusia. Kalau terlalu berharap padanya, akan menyakiti hati. Yang terakhir, jaga semangat berjuangmu dan tolong bagikan tulisan ini pada teman-temanmu yang masih duduk di tahap awal SMA. Semoga berhasil, pejuang!


Ditulis oleh:

Nabila Arifani Arizka

Kamis, 13 Juli 2017

MUSYAWARAH BESAR HIMPUNAN MAHASISWA BREBES UGM PERIODE 2016-2017


Sabtu, 13 Mei 2017 bertempat di Joglo Abang Mlati, Sleman, Yogyakarta telah dilaksanakan Musyawarah Besar HIMABES UGM Periode 2016-2017. Peserta pada kegiatan ini adalah seluruh pengurus, anggota aktif, dan anggota alumni yang sedang atau berdomisili di Yogyakarta. Selain itu, tamu undangan dari KPMDB Wilayah Yogyakarta, KOMABES UMY, dan BESI UII. Namun hanya dari BESI UII yang bisa hadir mengikuti jalannya MUBES tahun ini. Kegiatan MUBES bertujuan sebagai pertanggung jawaban pengurus HIMABES UGM Periode 2016-2017 atas segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan, penggunaan anggaran, dan kondisi organisisi yang meliputi keanggotaan, kepengurusan, dan kekeluargaan HIMABES UGM. Selain itu, telah dilaksanakan juga pembahasan AD, ART, GBHO, RSO, dan pemilihan ketua baru HIMABES UGM periode 2017 – 2018.
Pada sidang pertama dilakukan pembahasan tata tertib pelaksanaan MUBES HIMABES UGM periode 2016-2017 dipimpin oleh Muhammad Agung Prasetyo mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Sekolah Vokasi angkatan 2016 yang murapakan Ketua Pelaksana kegiatan MUBES tahun ini. Selanjutnya untuk sidang pembahasan Laporan Pertanggung Jawaban, AD, ART, GBHO, RSO, sekaligus pemilihan katua baru dipimpin oleh Andri Imanudin Mahasiswa Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam angktan 2015.
Secara keseluruhan sidang berjalan dengan cepat kecuali pada pembahasan AD, ART, GBHO, dan RSO yang cukup panjang karena beberapa kali peserta sidang menginstrupsi untuk mengajukan revisi dan yang lain menanggapi serta menyanggah. Namun, pada akhirnya bisa terselesaikan dengan mufakat.
Pada sidang Laporan Pertanggung Jawaban yang merupakan inti dari kegiatan ini, diawali dengan laporan para Kepala Departemen, Bendahara, Sekretaris, Wakil Ketua, dan terahir Ketua HIMABES UGM periode 2016-2017. Anggota Alumni dan dewan pembina kemudian memberikan tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan seputar laporan pertanggung jawaban yang pengurus paparkan, sehingga outputnya LPJ pengurus HIMABES UGM periode 2016 – 2017 dapat diterima. Adapun salah satu anggota alumni yang memberikan tanggapan yaitu Ihya Ulumudin Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik angkatan 2010 yang merupakan kepala Departemen Humas HIMABES UGM periode 2012-2013 dan Dewan Pembina HIMABES UGM Bapak A. Nururrohman Hidayatulloh, S.Sos., M.A. yang merupakan pendiri HIMABES UGM pada tahun 2005.
Terakhir adalah sidang pemilihan ketua baru HIMABES UGM 2017-2018, kandidat yang terekomendasikan antara lain: Amalia Putri (Jurusan Filsafat Fakultas Filsafat angkatan 2015), Andri Imanudin (jurusan Ilmu Komputer Fakultas MIPA angkatan 2015), dan Eko Afrizal (Jurusan Teknik Mesin Sekolah Vokasi angkatan 2015). Setelah dilakukan musyawarah dengan memberikan  pertanyaan-pertanyaan kesanggupan kepada masing-masing kandidat, akhirnya terpilih Eko Afrizal sebagai Ketua HIMABES UGM periode 2017 – 2018, walaupun sebelumnya menyampaikan beberapa hal terkait agenda akademiknya yang kemungkinan akan membatasi perannya di HIMABES UGM khususnya di akhir periode. Namun, support peserta sidang melalui penandatangan perjanjian akan membantu dalam proses kepengurusan akhirnya memberikan semangat dan kepercayaan diri seorang ketua baru.
Akhirnya, kita semua mengucapkan ALHAMDULILLAHIROBBIL’ALAMIN,,,,, semoga pertanggung jawaban pengurus HIMABES UGM 2016 – 2017 bukan hanya diterima oleh peserta sidang yang hadir, akan tetapi diterima oleh Alloh SWT kemudian dicatat sebagai orang – orang yang amanah dalam kepemimpinannya, aamiin….
Kemudian do’a kita juga kita peruntukan kepada Ketua HIMABES UGM periode 2017 – 2018, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kemudahan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah estafet kepemimpinan HIMABES UGM satu periode mendatang, aamiin…



Reported By                                                  
Ketua Pelaksnana MUBES HIMABES UGM periode 2016 – 2017


M. Agung Prasetyo

PENYAMBUTAN MAHASISWA BARU JALUR SNMPTN

Senin – Rabu, 15 - 17 Juni 2017 bertempat di Gelanggang Mahasiswa UGM beberapa anggota dan pengurus HIMABES UGM menyiapkan dan mendekor stand berukuran 2 m x 4 m sebagai tempat penyambutan mahasiswa baru UGM jalur SNMPTN yang berasal dari Kabupaten Brebes. Pelaksanaan penyambutan ini dikoordinir oleh Forum Paguyuban Daerah UGM dimana acara ini dibarengkan dengan pengambilann jas almamater mahasiswa baru jalur SNMPTN. Terdapat 30 stand yang disediakan dan ditawarkan kepada organisasi daerah yang berada di UGM, adapun HIMABES UGM tidak ingin menyianyakan kesempatan dalam rangka menambah kehangatan kekeluargaan organisasi sehingga memesan 1 stand kepada penyelenggara.
Akhirnya, 2 mahasiswa baru dipertemukan bersama kami pada hari Selasa, 16 Mei 2017. Mereka berdua adalah Lesta dan Hera yang sama-sama alumni SMA Negeri 1 Bumiayu. Walaupun hanya dua orang yang datang ke stand, kami yakin mereka yang belum bisa datang ke stand bisa bertemu di kegiatan-kegiatan HIMABES UGM mendatang.

Reported by
Ketua Pelaksana Penyambutan Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN 2017-07-02

Andri Imanudin


Visi dan Misi HIMABES UGM

Visi :
” Terbentuknya Organisasi Yang Berkarakter Cerdas dan Intelektual Memiliki Kesadaran Integral Terhadap Religiusitas, Realiats Sosial dan Mandiri Demi terwujudnya Tri Dharma Pendidikan ”
Misi :
  • Mengembangkan dan menjadi wadah bersilaturrahmi dan komunikasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada daerah Brebes.
  • Terciptanya proses kaderisasi akademis bagi pelajar Kabupaten Brebes di Universitas Gadjah Mada.
  • Membangun jaringan organisasi dan legalitas kelembagaan.

Sejarah HIMABES UGM

Himpunan Mahasiswa daerah Brebes atau biasa disebut HIMABES resmi didirikan pada tanggal 19 Februari 2005. HIMABES merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki misi sosial membangun daerah Brebes melalui gerakan sosial dan pendidikan. Selain itu, HIMABES juga berperan sebagai agen pembaharuan di daerah Kabupaten Brebes khususnya melalui bidang pendidikan. Pada saat terbentuk, HIMABES memiliki semangat juang pembaharuan daerah melalui pendidikan dan sosial. Sejumlah program kerja telah direalisasikan dalam rangka membangun daerah Brebes yang berorientasi pada pendidikan. Meskipun masih baru, namun dukungan banyak pihak dari pemerintah lokal menjadikan setiap langkah HIMABES menjadi lebih yakin dan terarah untuk mencapai visi dan misinya.
Sejarah singkat HIMABES UGM Berawal dari terbentuknya Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Daerah Brebes, terbentuklah beberapa komisariat di bawah naungan KPMDB. Komisariat ini merupakan Himpunan mahasiswa Brebes yang berasal dari berbagai universitas di Jogjakarta, termasuk UGM. Grha Sabha Pramana, tahun 2004, sore itu terlihat beberapa mahasiswa berkumpul dalam lingkaran diskusi. Mahasiswa ini adalah orang-orang yang memiliki misi pembangunan terhadap daerah asalnya. Di antara mereka terlihat AN.Hidayatullah, Arif Lukman Hakim, A. Mutashim Billah, Trio Susilo, Yusrina Ardhi, Asri Kurniandari, Rohmatul Khasanah, Ianatun Nihlati,  Puji Wahyuningsih, Nisa Mutia (Almh), Rahmat Ibnu Wibowo, Willy, Aishia Wulan. C, menyatukan visi dan misi bersama.
Dalam pertemuan itu, AN. Hidayatullah, mahasiswa FISIPOL jurusan Ilmu Sosiatri menggagas terbentuknya wadah organisasi kemahasiswaan (UGM) daerah Brebes. Organisasi ini diharapkan dapat menggerakan masyarakat Kabupaten Brebes ikut serta membangun daerah. Intens bertemu 1 hingga 2 kali dalam 1 bulan, akhirnya terwujudlah organisasi kemahasiswaan di bawah KPMDB Brebes bernama Himpunan Mahasiswa Brebes (HIMABES). Kemudian diadakan rapat persiapan panitia pembentukan Badan Organisasi yang dikenal dengan Badan Persiapan Pembentukan Organisasi (BPPO) yang akhirnya diputuskan bahwa AN. Hidayatullah menjadi ketua pelaksana HIMABES. Pada saat itu, kepengurusan pertaman adalah sebagai berikut:
Ketua                    : AN. Hidayatullah
Wakil Ketua          : A. Mutashim Billah
Sekretaris             : Rohmatul Khasanah
Wakil Sekretaris   : Ianatun Nihlati
Bendahara           : Puji Wahyuningsih
Wakil Bendahara  : Arif Lukman Hakim
Dibawah kepemimpinan AN. Hidayatullah, HIMABES banyak melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial dan pendidikan. Diantaranya sosialisasi UGM. Namun, ditengah-tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, tanggung jawab di luar organisasi serta beasiswa yang didapatkanya membuat dirinya harus menurunkan mandat kepemimpinan HIMABES. Akhirnya, Dayat memberikan mandat kepada Mutashim Billah untuk menggantikan posisinya selama 6 bulan.
Setelah 6 bulan berlalu, Dayat kembali di HIMABES dan kemudian melakukan regenerasi organisasi. Kemudian dilaksanakanlah regenerasi tersebut dalam Musawarah Anggota (musang) HIMABES di Plasa atas Fisipol UGM, 14 Maret 2009. Dalam musyawarah ini akhirnya terpilihlah ketua HIMABES periode 2009-2010, yaitu Septianto S Hari Nugroho (Mas Ari). Karir Ari dalam organisasi kedaerahan saat itu tidak hanya pada jabatanya menjadi ketua HIMABES saja, Wakil ketua KPMDB pada saat itu juga dijabatnya. HIMABES yang merupakan KPMDB komisariat menjadi hal yang dapat diperhitungkan dengan baik. Era nya saat itu sangat membanggakan. Kegigihanya mewujudkan kegiatan sosial dan pendidikan daerah Brebes terbilang sukses menarik perhatian akademisi Breses. HIMABES saat itu tentu telah menjadi wadah organisasi yang membanggakan. Namun tentunya timbul berbagai problema dari kawan-kawan daerah. Rekan-rekan HIMABES sangat memahami benar pandangan miring mereka terhadap HIMABES, bahkan HIMABES pada saat itu belum memiliki AD-ART. Kemudian Dayat yang saat itu memantau perkembangan HIMABES menyusun AD-ART beserta 5 rekan lainya.
Tahun 2010-2011 era kepemimpinan HIMABES kemudian di gantikan oleh Harkam Riyantoko, Teknik Mesin 2009. Struktur organisasi HIMABES selalu mengalami perubahan. Setiap kepemimpinan berganti departemen yang dimiliki beragam sesuai dengan kebutuhan program kerja ketua terpilih. Setiap kepemimpinan memiliki ciri masing-masing dan perkembangan organisasi yang berbeda pula. Adapun nama Ketua HIMABES UGM sejak berdirinya adalah sebagai berikut:
1. 2005 - 2008 : A.N. Hidayatullah
2. 2008 - 2009 : A. Mutashim Billah (Caretaker 6 bulan)
3. 2009 - 2010 : Septianto Syafari Hari Nugroho
4. 2010 - 2011 : Harkam Riyantoko
5. 2011 - 2012 : Restu Prima Aridani
6. 2012 - 2013 : Aris Prayitno
7. 2013 - 2014 : Irfad Laeni
8. 2014 - 2015 : Mono Susanto
9. 2015 - 2016 : Heri Muji
10. 2016 - 2017 : Saeful Bakhri
www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com